Digital Parenting: Mendidik Anak di Era Digital

Kids Zaman Now, fenomena baru bagi masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan mereka. Hari ini Kami Relawan TIK Bojonegoro berkesempatan berbagi bagaimana menghadapi #KidsZamanNow yang sangat akrab dengan Ranah Digital dengan Materi Digital Parenting: Mendidik Anak di Era Digital. Bertempat di Aula Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 10 (MIM10) Desa Klepek Kec. Sukosewu Bojonegoro yang dihadiri oleh 109 Wali Murid kelas 1 sampai kelas 6. Kamis, 04 Januari 2018. Materi Digital Parenting disampaikan oleh Kak Shela, pengurus Relawan TIK Bojonegoro.

Acara dimulai dengan kajian pembuka oleh Ustadz Ilham. Dilanjutkan oleh sambutan oleh Kepala Sekolah Bapak Ahmad Yani, S.Pd.I beliau menyampaikan hasil evaluasi sekolah semester sebelumnya dan rencana tindak lanjut setelah diraihnya predikat “Akreditasi A”. Rencana sekolah akan membuka Kelas Unggulan pada semester depan tahun ajaran 2018/2019. Sekolah harus siap menghadapi perkembangan Kids Zaman Now yang sangat kental dan akrab di dunia digital.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Mendidik Anak di Era Digital oleh Kak Shela. Selanjutnya acara disambung dengan sharing atau tanya jawab dari wali murid dengan sekolah dan pemateri. Acara terakhir ditutup dengan pengumuman para juara kelas dan pembagian Rapot setiap kelas.

Sosialisasi Internet Sehat Bersama Pramuka “Scout Care” Desa Mayangrejo

Penghujung tahun 2017, Minggu, 31 Desember 2017, Relawan TIK Bojonegoro Tidak Berhenti untuk tetap melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kali ini bersama Gerakan Pramuka yang menamakan dirinya sebagai Gerakan “Scout Care” Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu Bojonegoro, RTIK Bojonegoro berkesempatan berbagi dan edukasi masyarakat tentang Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital yang bertempat di Halaman Rumah Kepala Desa Mayangrejo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi pergantian malam tahun baru dengan kegiatan yang positif demikian yang disampaikan oleh Khoerul Anwar, S.Pd selaku pembina Pramuka Scout Care Desa Mayangrejo.

Gerakan Pramuka Scout Care ini merupakan gerakan Pramuka yang peduli dengan kondisi sosial masyarakat yang berpangkalan di MTs Al-Makmur Desa Mayangrejo. Rangkaian kegiatan ini dikemas dengan model seminar dan memberikan santunan kepada 10 Yatim Piatu di sekitar Desa Mayangrejo. Tema Seminar kali ini ” Mencegah Pergaulan Bebas Pada Remaja dan Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital”.

Relawan TIK Bojonegoro mendapatkan kesempatan pertama untuk menyampaikan materi tentang Cerdas Bermedia sosial di Era Digital yang disampaikan oleh Kak Shela, Pengurus Relawan TIK Bojonegoro. Selanjutnya materi disampaikan oleh Perwakilan Koramil Kalitidu, yang melengkapi tentang pencegahan kenakalan remaja saat ini. Peserta yang terdiri dari Anggota Pramuka Scout Care MTs Al Makmur Kalitidu, Undangan dari Kalangan Ibu – Ibu Warga Masyarakat dan Pemuda Desa Mayangrejo mengikuti dengan baik sampai kegiatan berakhir. Dengan adanya kegiatan seperti ini harapan pemuda desa setempat agar bisa menumbuhkan semangat positif dalam menghadapi tantangan era saat ini.

Sentuh Sektor Game, Relawan TIK Berharap Picu Para Developer

Bojonegoro – Sektor Game pada era teknologi sekarang ini, menjadi suatu yang sangat di gandrungi oleh semua kalangan usia. Tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki, perepuan mayoritas menyukai game. Apalagi dengan dukungan sistem komputerisasi dan era internet seperti saat ini yang serba canggih. Bermain game menjadi hal yang bisa membuat “ketagihan”.

Hal ini pula yang mendasari komunitas gamer “Mobile Legend Bojonegoro” bekerjasama dengan Relawan TIK Bojonegoro dipenghujung akhir tahun 2017, embuat sebuah tournament game online bertajuk “Mobile Legend Bojonegoro : Fight Tournament 2017”, Minggu (31/12/2017). Diikuti oleh 50an peserta yang merupakan para gamer jenis MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) , salah satu jenis game dengan banyak peminat untuk saat ini.

Dengan dukungan gedung BLC (Broadband Learning Center) Telkom Bojonegoro, tournament game pun berjalan lancar. Kecepatan internet 100 MBps yang dimiliki oleh telkom menjadi dukungan yang cukup memadai disertai ruangan berAC. Menjadi poin tambahan juga, adalah dukungan system live streaming dan wide screen pertandingan game yang di wadahi oleh rekan-rekan Relawan TIK Bojonegoro.

Diharapkan dengan adanya kompetisi game ini, para gamer  bisa memanage waktu nya dengan baik dan muncul bibit-bibit unggul gamer yang siap melenggang dikancah nasional maupun internasional. Tak hanya itu, harapannya dengan adanya kegiatan ini muncul ide-ide kreatif dalam pengambangan system game dan memicu tumbuhnya para developer/pengembang game.

Hal ini diamini oleh Kak Shela selaku pengelola BLC Telkom Bojonegoro dan Relawan TIK Bojonegoro. “dengan adanya kegiatan positif ini, mudah-mudahan bisa bermunculan para developer game dengan segudang ide kreatif”, ungkapnya.

Tournament game online ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Relawan TIK Bojonegoro dalam hal dukungan kegiatan IT sektoral game. Komunitas “Mobile Legend Bojonegoro” sendiri ingin event seperti ini bisa terus berkelanjutan kedepannya dan menjadi awal yang positif.

“kedepan diharapkan event ini bisa berkelanjutan dan mewadai para gamer untuk berkegiatan positif.Tak hanya sekedar bermain game, tapi juga sharing bersama terkait teknologi sistem gaming” ujar Afru Pradana, selaku ketua panitia dan koordinator Mobile Legend Bojonegoro.

 

Pelatihan Pengolahan Server e-Library bersama OSIS SMAN 1 Kalitidu

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kalitidu Bojonegoro, berlatih mengelola server e-Library bersama RTIK Bojonegoro. Mereka dilatih oleh tenaga pendamping yang disiapkan oleh Relawan TIK Bojonegoro untuk memasukkan data koleksi buku yang dimiliki oleh Perpustakaan sekolahnya. Kegiatan dibuka langsung oleh ibu Musyarofah, Kepala SMAN 1 Kalitidu di Ruang perpustakaan sekolah, Rabu, 06 Desember 2017.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Program Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan yang diselenggarakan oleh Relawan TIK Bojonegoro bekerjasama dengan Dinas pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro yang didukung oleh ExxonMobil dan SKK Migas. SMAN 1 Kalitidu sebelumnya telah mengikuti Worshop e-Library bersama RTIK Bojonegoro dan  sudah menerima server bantuan e-Library untuk sekolah mereka, saatnya sekarang memanfaatkan fasilitas yang diterimanya.

Bukan hanya sekedar Fasilitas Fisik yang diterima mereka, SMAN 1 Kalitidu juga akan mendapatkan pendampingan secara berkala dengan melibatkan semua fungsi dan stakeholder yang berada di sekolah tersebut. Salah satu kegiatannya dengan melibatkan Siswa OSIS untuk ikut serta mengoptimalkan server perpustakaan digital (e-Library).

Kapolres Bojonegoro Berbicara UU ITE di Ajang Jonegoroan Creative Fair 2017

Kapolres Bojonegoro, Bapak AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, S.IK, M.Si, Sabtu (21/10/2017) berbicara tentang Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) No. 11 Tahun 2008 dan Mengajak Warganet untuk Bijak dan Cerdas menggunakan Sosial Media. Beliau hadir dalam acara Ngobrol Bareng Warganet pada rangkaian acara Bojonegoro Short Film Festival 2017 dan Jonegoroan Creative Fair (JCF) 2017 memenuhi undangan dari Relawan TIK Bojonegoro. Bertempat di UPT Pusat Industri Kreatif Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro. Bersama beliau, hadir Wartawan senior AntaraNews Bapak Aguk Sudarmodjo, dan Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru Maju, Mas Iwan Siswoyo serta Bapak Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro, Bapak Kusnandaka Tjatur Prasetija.

” Banyak modus penipuan yang dilakukan oleh pengguna internet sekitar 400 aduan perbulan yang kami terima selama saya menjabat”, demikian Bapak Kapolres menyampaikan dalam materinya.

Beliau mengajak kepada para Warganet (sebutan bagi warga pengguna internet), agar selektif dan waspada dalam menanggapi pertemanan dalam facebook, jangan mudah percaya dengan teman yang baru dikenal dalam sosial media.Kapolres Bojonegoro Bapak AKBP Wahyu Sri Bintoro Ngobrol Bareng Netizen Bojonegoro

Dalam kesempatan yang sama wartawan senior Antara, Bapak Aguk Sudarmodjo, menyampaikan tentang etika  wartawan dengan mengenalkan pedoman Undang Undang Pers bagi seorang wartawan beserta sanksinya apabila seorang wartawan melanggar kode etiknya.

Ketua KIM Deru Maju, Iwan Siswoyo mengajak kepada para peserta untuk mengisi konten positif di dunia maya dengan mengaktifkan fungsi dan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa.

Selanjutnya Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Bapak Kusnandaka Tjatur Prasetija yang juga ikut hadir, mengajak masyarakat untuk segera mengikuti program pemerintah, Kemkominfo RI untuk aktivasi ulang kartu Prabayar Selulernya pertanggal 31 Oktober 2017 agar data pengguna seluler bisa lebih tertib.

Terakhir, Bapak Kapolres menyampaikan juga dengan adanya penertiban kartu prabayar ini akan sangat membantu kinerja POLRI dalam menertibkan akun – akun sosial media yang menggunakan paket data dari kartu seluler. ” Dengan penertiban ini akan sangat membantu POLRI melacak data keberadaan pengguna kartu prabayar tersebut untuk menaggulangi Berita Hoax dan Ujaran Kebencian”.

Siber Kreasi Bojonegoro, Serempak 10 Kota Kampanyekan Internet Sehat di Car Free Day

Bojonegoro – Dalam upaya untuk terus mendukung  gerakan Internet Sehat yang terus diproklamirkan oleh Relawan TIK Indonesia, Relawan TIK Kab. Bojonegoro kembali menggelar Kampanye Internet Sehat di alun-alun Bojonegoro saat Car Free Day (CFD), Minggu (24/9/2017).

Kegiatan yang digencarkan oleh Relawan TIK Indonesia pada hari minggu pagi ini, merupakan gerakan serempak di 10 Kota yakni Jakarta, Sukabumi, Semarang, Jember, Polewali mandar, Sinjay, Padang, Bojonegoro, Bandung dan Papua. Gerakan serempak kampanye internet sehat yang diberi nama “SiberKreasi” dengan tema “Aku Netizen Unggul”. Kampanye Internet Sehat yang dikemas dengan game edukasi berupa ular tangga internet sehat diharapkan mampu menjadi sebuah gebrakan baru untuk mendukung pemanfaatan internet secara positif dengan bungkus yang atraktif dan menyenangkan.

Puluhan warga yang menikmati CFD antusias mengikuti game edukasi tersebut. Relawan TIK Bojonegoro dengan didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)  menyelenggarakan Kampanye Internet Sehat ini, mulai jam 6 hingga tepat jam 8  CFD berakhir.

Dalam game edukasi berupa ular tangga raksasa tersebut berisi pesan positif disetiap kotaknya tentang pemahaman internet sehat. Cara menanggulangi bahaya konten negatif internet, tips parental control terhadap aktiftitas penggunaaan medsos anak, antisipasi berita hoax , dan lain-lain.

“upaya mendukung gerakan internet sehat terus kami tentunya dengan inovasi kemasan dalam bentuk game edukasi. sehingga harapannya banyak masyarakat sehingga bsa belajar sambil bermain,” ujar Rifaun Naim, Ketua Relawan TIK Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro dan Puluhan Warga Ramaikan Game Seru Ular Tangga Internet Sehat di Car Free Day

Demi mengkampanyekan pemanfaatan internet secara positif, bertempat di Car Free Day (CFD) alun-alun Bojonegoro pagi hari (17/9/2017). Relawan TIK Bojonegoro dengan didukung penuh oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyelenggarakan Kampanye Internet Sehat yang dikemas dengan game edukasi berupa ular tangga internet sehat.

Puluhan warga yang menikmati CFD antusias mengikuti game tersebut, pagi hari mulai jam 6 hingga tepat jam 8  CFD berakhir.

Dalam game edukasi berupa ular tangga raksasa tersebut berisi pesan positif disetiap kotaknya tentang pemahaman internet sehat. Cara menanggulangi bahaya konten negatif internet, tips parental control terhadap aktiftitas penggunaaan medsos anak, antisipasi berita hoax , dan lain-lain.

Kapolres Bojonegoro dan Puluhan Warga Ramaikan Game Seru Ular Tangga Internet Sehat di Car Free Day (2)
Pengunjung tengah asyik memainkan games edukasi ular tangga internet sehat berhadiah.

Selain bisa memainkan game edukasi ini, pengunjung juga mendapatkan hadiah bagi yang berhasil memenangkannya.

“dalam upaya mendukung gerakan internet sehat, kami melakukan inovasi dengan mengemas dalam bentuk game edukasi. sehingga harapannya banyak masyarakat yang antusias,” ujar Affrizal, pengurus Relawan TIK Bojonegoro.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres dan jajaran staff kepolisian Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro S.H,SIK, MSi mengaku mengapresiasi kegiatan ini.

“kegiatan ini bermanfaat untuk mengedukasi warga tentang pemanfaatan internet sehat,”ujarnya

Membangun Website dan Perpustakaan Digital bersama RTIK Bojonegoro

Bulan Ramadhan 1438H tidak ada alasan untuk tidak produktif bagi Relawan TIK Bojonegoro. Momen ramadhan kali ini dimanfaatkan untuk Program Peningkatan Kapasitas anggota Relawan TIK Bojonegoro yang bertempat di Rumah Kreatif Bojonegoro. Selama 2 hari, Sabtu dan Minggu, 03 dan 04 Juni 2017 topik yang diangkat adalah membangun website dan Perpustakaan Digital berbasis Content Management System(CMS).  Hari Pertama, materi yang disampaikan adalah Membangun website secara online yang dipandu oleh Mas Affrizal Rizkillah, Sekretaris RTIK Bojonegoro. Dia membimbing tahap demi tahap peserta pelatihan untuk membuat website dengan praktek secara langsung. Peserta mengikuti dengan baik dan berlangsung lancar sampai acara ditutup dengan buka bersama anggota RTIK.

Hari kedua, materi yang disampaikan adalah membangun Perpustakaan Digital. Pemateri disampaikan oleh Ketua RTIK Bojonegoro, Mas Rifaun Naim. Dia menyampaikan materi kepada peserta tentang bagaimana pentingnya fungsi dan peran perpustakaan digital di era Teknologi Informasi ini. Anggota Relawan TIK Bojonegoro harus ikut serta dan terlibat dalam bidang ini, karena RTIK ikut serta membangun perkembangan literasi digital. Dia menambahkan, kegiatan Pelatihan ini juga diadakan dalam rangka untuk mensukseskan Program TIK Untuk Pendidikan tahun 2017 yang berfokus pada pembangunan perpustakaan digital di sekolah. Kegiatan ini didukung oleh Dinas Pendidikan Bojonegoro dan ExxonMobil Cepu Limited.

Njugok Bareng Netizen #2: Branding Desa di Era Digital

Acara Njugok Bareng #2 kali ini dilaksanakan di Kecamatan Ngraho Bojonegoro. Lebih tepatnya di Desa Sumberarum. Acara yang dikemas santai dikonsep dengan lesehan ini merupakan Program Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Forum Karang Taruna Kabupaten Bojonegoro dan Relawan TIK Bojonegoro untuk menjaring aspirasi pemuda di Desa. Program ini juga ditujukan untuk mendukung program Open Government Partnership (OGP) yang dilaksanakan di Bojonegoro.

Donny Bayu Setyawan Njungok Bareng 2
Donny Bayu Setyawan, Ketua Karang Taruna Bojonegoro Doc: Kang Zen

Materi yang disampaikan dalam acara ini adalah Materi Branding Desa di Era Digital disampaikan oleh Nova Wijaya seorang Blogger dan juga anggota Relawan TIK Bojonegoro. Dia menyampaikan begitu pentingnya peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengangkat potensi Desa agar produk dan kearifan lokal bisa dikenal oleh masyarakat luas bahkan sampai ke seluruh dunia. Materi kedua disampaikan oleh Ketua Forum Karang Taruna Kab. Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan, memberi penjelasan kepada peserta dari anggota Karang Taruna sekecamatan Ngraho mengenai persaingan pasar dan pentingnya persiapan SDM pemuda Indonesia dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kalau bukan pemuda siapa lagi yang akan mengangkat potensi desa ini, demikian yang disampaikan beliau dalam kesempatan kedua.

Acara dilanjukan dengan Dialog Publik antara peserta dengan Kepala SKPD yang hadir saat itu. SKPD yang hadir meliputi Kepala Dinas Kominfo, Bpk. Kusnandaka Tjatur P., Kepala Bakesbangpol Bpk. Kusbiyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bpk. Agus Supriyanto, Kepala Dinas Sosial Bpk. Adi Wicaksono. Beberapa pertanyaan dijawab dengan baik oleh masing – masing Kepala Dinas dan lebih menarik lagi acara dipenuhi banyak Doorprize yang disediakan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Tak Lupa di tengah – tengah acara Ketua Karang Taruna Desa Sumberarum, Mas Setyono memamerkan karya nyata pemuda Desa, berupa hasil karya Produk Meja Kesehatan, Rak Piring, kolam lele buatan, dan produk – produk industri Rumah Tangga yang digarap di Workshop Karang Taruna di Sekitar Balai Desa Sumberarum. Luar Biasa hasil karya mereka, yang bisa dicontoh oleh pemuda lainnya untuk mengembangkan usaha Karangtaruna secara mandiri. (Shela/Zen).

Puluhan Guru SD Ikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Berbasis TIK

Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) se-Bojonegoro mengikuti pelatihan pembuatan karya tulis ilmiah dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Teknologi Informasi yang dilaksanakan di Pusat Belajar Guru ( PBG) Bojonegoro, pada Senin (06/02/2017).
Pelatihan ini difasilitasi Relawan TIK (RTIK) Bojonegoro bekerja sama dengan Guru Ahli PBG Bojonegoro serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru sebagai tenaga pendidik di era digital,” ungkap Ketua RTIK Bojonegoro, Rifaun Naim.

Menurut pria yang akrab dipanggil Faun itu, para guru tersebut diajari bagaimana membuat karya ilmiah dalam berbagai format yang bisa diaplikasikan pada teknologi digital. “Misalnya membuat materi ajar melalui video tutorial atau aplikasi berbasis android,” terangnya. “Kami berharap, para peserta dapat menggunakan media teknologi informasi untuk mempermudah proses belajar mengaja,” tambahnya.

Guru Ahli PBG Bojonegoro, Nurul Hidayah menjelaskan, pelatihan pembuatan karya tulis ilmiah pada tahap pertama mengajarkan guru membuat sebuah PTK yang sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah. Selanjutnya diteruskan dengan penulisan jurnal online.
Menurut dia, menulis sebuah karya tulis ataupun karya ilmiah baik dalam bentuk PTK ataupun jurnal diharapkan bisa melatih pemikiran ilmiah guru. “Karena dalam karya ilmiah, hasil pemikiran ilmiah pada suatu disiplin ilmu tertentu yang disusun secara matematis ilmiah, logis, benar, bertanggungjawab, dan menggunakan bahasa yang baik dan benar, jelasnya,” katanya menerangkan.
WhatsApp Image 2017-02-06 at 8.34.41 AM
Arah dari pelatihan pembuatan Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk PTK kali ini lebih ditekankan untuk memanfaatkan media Teknologi Informasi. Bagi NuruI sendiri, karya tulis ilmiah bukan sekedar untuk mempertanggungjawabkan penggunaan sumber daya penelitian seperti uang, bahan, dan alat. “Tetapi juga mempertanggungjawabkan penulisan karya ilmiah tersebut secara teknis dan materi,” ujar dia.

Kegiatan ini merupakan serangkaian program peningkatan keterampilan dan pengelolaan kelas yang diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) guna untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan bahan ajar dan mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar. 35 guru yang hadir merupakan perwakilan dari 26 SD yang ada di 16 kecamatan di Bojonegoro. Yakni Kecamatan Balen, Kapas, Sukosewu, Bojonegoro, Kepohbaru, Ngasem, Ngraho, Sumberejo, Temayang, Kanor, Dander, Baureno, Kasiman, Kedungadem, Kalitidu, dan Kecamatan Ngambon.

Perwakilan EMCL, Beta Wicaksono dalam sambutannya mengungkapkan bahwa program ini sebagai bentuk komitmen EMCL kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Bojonegoro.

Dalam kesempatan yang sama, Beta memaparkan kegiatan-kegiatan operasi EMCL kepada para peserta. Dia juga menjelaskan tentang proses industri hulu Migas dan menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan EMCL di wilayah Blok Cepu. “Terima kasih kepada masyarakat Bojonegoro yang telah mendukung kesuksesan proyek negara di Lapangan Banyu Urip selama ini,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Hanafi mengapresisasi komitmen EMCL ini. Dia melihat komitmen EMCL dalam pengembangan pendidikan di Bojonegoro patut dicontoh. Melalui kegiatan seperti ini, dia berharap para guru bisa meningkatkan kemampuannya menciptakan metode belajar yang efektif, aplikatif, dan mengikuti perkembangan teknologi. “Kita bisa membuktikan bahwa pendidikan di Bojonegoro semakin maju,” ucapnya.